DaerahPeristiwa

Disebut Ilegal oleh Plt Kadisdik Garut, Guru Honorer Siap Gelar Jihad Akbar

Garut, Potret Media – Ribuan guru honorer di Kabupaten Garut merasa tersinggung oleh ucapan Plt Kadisdik Garut,
Jajat Darajat yang menyebutkan bahwa guru honorer ilegal.

Ucapan itu terlontar saat rapat
dengan Komisi A DPRD Kabupaten Garut pada Rabu (12/9/2018).

Pernyataan tersebut menyulut amarah para guru honorer. Mereka berencana mogok mengajar dan akan menggelar Jihad Akbar pada Senin (17/9/2018).

Aksi mogok mengajar sudah terjadi, di berbagai daerah Kabupaten Garut, seperti di Kecamatan Limbangan, Banyuresmi, Cikelet, dan Kecamatan Wanaraja. Dan hal itu akan terus berlanjut di 42 Kecamatan.

Ketua PGRI Garut, Mahdar Suhendar dalam rapat koordinasi Seluruh Pengurus PGRI
se-Kabupaten Garut, di Gedung PGRI Garut pada Jumat (14/9/2018) mengatakan aksi tersebut berkaitan dengan sejumlah tuntutan pihak guru terhadap pemerintah daerah dan pusat.

Di antaranya penerbitan surat tugas bupati bagi guru honorer, revisi Undang-undang ASN, dan aksi protes terhadap ucapan Plt Kadisdik.

Para guru tidak membutuhkan pernyataan maaf Plt. kadisdik tetapi akan melakukan tuntutan hukum pasal 310 KUHP.

Selain itu, Ketua PGRI Cabang Cikelet Alit Burhanudin menegaskan, Plt Kadisdik Djajat Darajat dianggap telah menistakan martabat dan kehormatan Guru.

’’Kami tidak ridha martabat dan
kehormatan guru direndahkan,’’ keluhnya.

Kemudian, para guru juga meminta agar bupati segera mencopot Djajat Darajat dari jabatan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. (Gina)

Tinggalkan Balasan