DaerahPeristiwa

Gelar Jihad Akbar, Ribuan Guru Honorer Kepung Kantor DPRD Garut

Ribuan Guru Honorer kepung kantor DPRD Garut (Gina/PM)

Garut, Potret Media – Ribuan guru honorer yang tergabung dalam Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Garut mengepung kantor DPRD Garut pada, Selasa (18/09/2018).

Mereka menggelar aksi “Jihad Guru” untuk meminta pertanggungjawaban Jajat Darajat sebagai Plt Kadisdik Garut yang saat ini sudah dicopot jabatannya, juga terkait penerbitan SK Bupati untuk penugasan guru honorer.

Sebelumnya para guru menggelar aksi mogok mengajar karena merasa keberadaan guru honorer masih ilegal, sesuai pernyataan Plt kadisdik.

Namun hal tersebut mendapat perhatian
khusus dari Bupati Garut, Rudy Gunawan.
“Saya akan copot jabatan kepala sekolah yang berani meliburkan siswanya hanya gara-gara gurunya akan menggelar aksi unjukrasa. Tindakan tegas perlu dilakukan agar tidak semena-mena,” ujar Rudy. Bupati menegaskan yang akan aksi unjukrasa itu sebenarnya hanya guru honorer.

Jadi kegiatan belajar mengajar masih bisa diwakili oleh guru PNS.

“Aksi Jihad Guru, terus akan disuarakan sampai seluruh tuntutan di penuhi oleh Pemerintah Garut. Bahkan, mereka juga sudah menyatakan kesiapannya untuk melakukan aksi menginap di Gedung DPRD dan Pemkab Garut,” ucap Ketua PGRI Garut Drs Mahdar Suhendar, M.Pd.

Hasil audensi perwakilan guru honorer yang diwakili oleh PGRI Kabupaten Gatut dan DPC
FAGAR Garut dengan Bupati Garut yang dilaksanakan di gedung DPRD Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (18/09) menghasilkan beberapa keputusan.
Hasil yang paling dinanti-nanti oleh semua guru Honorer yaitu Surat Keputusan (SK)
Penugasan yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut.

Dihadapan masa pengunjuk rasa, Bupati Garut H Rudy Gunawan SH.,MH., mengatakan, akan mengeluarkan SK Penugasan bagi para guru honorer yang ada di Kabupaten Garut dengan pertimbangan hasil study banding para anggota DPRD dan pejabat pemerintah Garut.

Baca Juga  Menarik, Bupati Garut Timses Prabowo, Sedangkan Istrinya Timses Jokowi

”Pertanggal 1 Oktober 2018, SK Penugasan bagi guru honorer akan dikeluarkan oleh Pemkab Garut,” kata Bupati Garut dalam orasinya.

Mendengar hal ini, Koordinator Lapangan Unjuk Rasa (Unras), Mamun Gunawan, menyatakan terima kasih kepada Bupati Garut beserta jajaran pemerintahannya yang telah sudi menerima dan mengabulkan aspirasi dari para guru honorer. (Gina)

Tinggalkan Balasan