Peristiwa

Gempa Bumi 7.0 SR Kembali Guncang Lombok

POTRETMEDIA.com, LOMBOK – Lombok kembali diguncang gempa bumi yang terjadi pada Minggu malam, pukul 22.56 WITA yang berpusat di 8.28 LS dan 116.71 BT, ujung Timur Pulau Lombok dengan kedalaman 10 Km. Berita ini kembali diperbaharui menjadi 6,9 SR berdasarkan data dari 144 sensor dengan kedalaman 18 Km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter gempabumi M=6,9 yang terletak di ujung timur Pulau Lombok dan diikuti sebaran episenter gempa yang mengikutinya yang membentuk kluster episenter dengan sebaran ke arah timur hingga di sebelah utara Sumbawa Barat maka dapat disimpulkan bahwa gempa yang terjadi merupakan aktivitas gempa baru yang berbeda dari gempa berkekutan 7,0 SR yang terjadi pada 5 Agustus 2018 yang sempat berpotensi tsunami.” tutur Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Baca Juga  Gempa Bumi Guncang Kabupaten Malang

Dwikorita juga menjelaskan bahwa meskipun seluruh aktivitas gempa yang terjadi berkaitan dengan struktur geologi sesar naik Flores tetapi antara gempa 7,0 SR dan gempa 6,9 SR yang terjadi baru saja memiliki bidang deformasi yang berbeda. Hasil analisis mekanisme sumber gempa bumi ini menunjukkan gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa bumi terasa di beberapa daerah sekitar episentrum, seperti Lombok Timur, Lombok Barat, Mataram, Praya, Sumbawa, Denpasar, Waingapu dan Ruteng, namun dampak gempa paling terasa di Lombok Timur yang menyebabkan bangunan sendiri rusak sedang, sementara di daerah lain gempa hanya terasa dan tidak begitu menyebabkan kerusakan berarti. Meski demikian, Dwikorita menyatakan bahwa kondisi bangunan yang sudah terguncang beberapa kali bisa saja menimbulkan kerusakan.

“Sampai tanggal 20 Agustus 2018 pukul 12.00 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 106 aktivitas gempa susulan (aftershock), diantaranya 9 gempabumi dirasakan.” tutup Dwikorita.

Dalam kesempatan tersebut BMKG menghimbau masyarakat pun agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Sida)

Tinggalkan Balasan