NasionalPeristiwa

Kemenkominfo Blokir Video dan Foto Kekerasan Terhadap Suporter

Menkominfo Rudiantara - (antarafoto)

Jakarta – Kementrian Komunikasi dan Informatika (KEMENKOMINFO) telah memblokir tayangan video maupun foto korban kekerasan terhadap suporter The Jak Mania usai laga Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/09/2018).

“450 URL sudah kami blok karena tidak bagus untuk masyarakat kan, jadi seolah-olah mengajak untuk melakukan hal-h seperti itu”, ujar Menteri Kominfo, Rudiantara dalam siaran persnya, di Ruang Anantakupa Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (26/09/2018)

Rudiantara mengungapkan, Kemkominfo akan berusaha memberangus dan menindak penyebaran konten negatif di internet.

“Perlu dilakukan dua arah yaitu tindakan pemblokiran dan penegakan hukum oleh pihak kepolisian”, katanya.

Semua aspek harus dilakukan guna mewujudkan internet yang sehat.

“Aspek hilir untuk mewujudkan penggunaan akses internet yang sehat. Sedangkan sisi hulu sosialisasi ke masyarakat sehingga dampaknya lebih optimal”, tuturnya.

Rudiantara pun dijadwalkan akan menemui Direktur Pemasaran Persib Bandung Bermartabat (PBB) M Farhan untuk membahas tindak kekerasan yang terjadi dan meminta supaya para pendukung Persib Bandung yang menggunakan media sosial tak menyebarkan konten video dan foto korban.

“Ada indikasi provokasi oleh oknum suporter klub. Contohnya begini, jika Anda benar suporter klub A, harus berani mukulin pendukung lain terus viralkan di media sosial. Nah contohnya seperti itu, kan tidak bebar”, jelas Rudiantara.

Rudiantara menghimbau agar masyarakat tidak menyebarkan konten sensitif di media sosial dan situs internet.

Sebelumnya, Kemenkominfo telah meminta kepada pihak Twitter, Youtube, Instagram dan Facebook untuk menghapus video dan foto penganiayaan tersebut. Dikhawatirkan bisa mrnimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. (uar)

Tinggalkan Balasan