SosialTasikmalaya

Kumpulkan Donasi, Pelajar SMA Al-Wahid Kirim Bantuan ke Korban Banjir Cipatujah

Tasikmalaya – Pelajar SMA Plus Al-Wahid, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya mengirimkan bantuan untuk korban banjir Tasikmalaya, Sabtu (10/11/2018).

Salah satu siswa SMA Plus Al-Wahid, Mufid Ahmad Yusuf menyampaikan, tujuan mengirimkan bantuan tak lain untuk berkhidmat demi agama dan sekolah, dan motivasinya hanya ingin mengembalikan senyuman para korban.

“ Tujuannya itu ya berkhidmat atas nama Al-Wahid dan Agama, motivasinya ya supaya korban bencana di Tasik selatan bisa kembali tersenyum karena banyak bantuan dari kami dan orang-orang lain, dan disana pun kondisinya setelah saya dan rekan-rekan melihat ke TKP memang lumayan rusak berat perkampungan disana, semoga aja dengan sedikit adanya bantuan dari kami bisa meringankan beban mereka dan membuat mereka kembali tersenyum”, kata Mufid.

Sementara itu, bantuan yang diberikan lebih banyak ke bidang logistik.

“Kalo kita sih membantu lebih banyak dibidang logistik ya seperti air mineral dan pakaian. Pakaian yg sudah kami tidak pakai, kami berikan kepada mereka yg lebih membutuhkan”, ujarnya.

Selain itu, Mufid pun berharap, para  korban agar segera di evakuasi, dan mengajak pelajar-pelajar yang lain agar meniru hal yang baik dan membuang semua yang buruk.

“Harapannya semoga mereka (korban) bisa dievakuasi agar bisa beraktivitas kembali. Untuk para pelajar yang lain,  jadilah manusia yang bisa bermanfaat bagi yang lain, selalu melakukan kebaikan apabila ada orang yang sedang membutuhkan bantuan, karena hidup tidak selamanya enak. Ambil contoh positif dari kami, dan buang jauh-jauh kelakuan buruk kami”, harapnya.

Tak lupa, Mufid pun berpesan kepada semua untuk tetap saling tolong menolong terhadap sesama, dan mengingatkan bahwa Allah tak pernah tidur untuk melihat semua kebaikan kita.

Baca Juga  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Dengan Bersih-Bersih Sungai

“Inilah jalan hidup semua orang, tidak ada yang mulus terus, kadang berbelok-belok atau naik dan turun. Tidak semua hal akan selalu berjalan sesuai rencana kita, tapi itu bukan berarti kita telah gagal. Kita harus selalu melakukan kebaikan kepada siapapun itu tak usah pandang bulu. Walau dalam keadaan sulit pun sebisa mungkin kita harus berbuat baik kepada orang lain, karna Allah gaakan pernah tidur. Allah selalu melihat kebaikan hambanya walaupun hanya sebesar biji kurma. Terkadang, belokan dan gangguan di jalan kita itu malah akan membuat perjalanan kita lebih menarik dan berarti.”, Ujarnya. (Fatin Karimatunnisa) 

Tinggalkan Balasan