Daerah

Ratusan Mahasiswa Datangi Gedung DPRD Kota Tasikmalaya

Mahasiswa berdemo di depan Gedung DPRD (foto: Polresta Tasik)

Tasikmalaya- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Siliwangi (BEM UNSIL) Tasikmalaya berunjukrasa di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (17/9/2018).

Presiden Mahasiswa BEM Unsil Korpus Alinasi BEM Tasikmalaya, Hilma Fanniar Rohman menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bangsa sekarang, dimana rupiah semakin melemah.

“Pemerintah (legislatif-eksekutif) harus menekan angkat dolar seminim mungkin, memperkuat nilai rupiah sekuat-kuatnya. Paling tidak sesuai dengan peraturan yang Presiden Jokowi buat sendiri, yaitu 13.300 – 13.800”, kata Hilma.

Hilma mengaskan, bahwa supermasi hukum harus dijunjung setinggi-tingginya.

“Penegakan equality before the law. Tidak adanya pencitraan atau misi pencetakan image politik di lembaga-lembaga hukum termasuk KPK”, tegasnya.

Para mahasiswa pun menuntut kepada Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman, agar adanya komitmen efesiensi APBD untuk kepentingan rakyat.

“Menuntut pemerintah Kota Tasikmalaya mendorong seluruh elemen masyarakat tidak ketergantungan akan barang impor”, ujar Hilma.

Hilma melanjutkan, kami juga menuntut sebelum dollar kembali stabil, tidak boleh ada pengeluaran yang tidak penting.

“Menuntut tidak adanya jalan-jalan tidak penting atau belanja-belanja tidak penting sampai dollar kembali stabil’, pungkasnya. (uar)

Tinggalkan Balasan