Damai Mengabarkan
NasionalPolitik dan Hukum

TNI AD ke Gatot Nurmantyo, Kami Rutin Memperingati G30S/PKI

Potret Media – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkat Darat, Brigadir Jenderal Candra Wijaya merenanggapi cuitan Gatot Nurmantyo ditwitternya, yang mengatakan jika Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) takut untuk memutar film G30S/PKI mending pulang kampung saja.

Candra menuturkan, yang berhak mengganti pucuk pimpinan tertinggi TNI AD adalah Presiden dan atas rekomendasi Panglima TNI.

“Kalau Pak Kepala Staf dilantik dan diberhentikannya ya oleh Pak Presiden, atas usulan Panglima TNI, jadi Presiden yang punya hak dan policy-nya untuk pemberhentian KSAD,” kata Candra saperti dikutip CNNIndonesia.com pada Jumat (21/9).

Candra mengatakan, TNI AD rutin memperingati hari peristiwa G30S/PKI dengan berbagai kegiatan di Lubang Buaya, seperti melaksanakan acara doa bersama dan menggelar upacara Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober.

Namun Candra mengakui, pihaknya belum menerima arahan maupun intruksi dari Mabes TNI AD untuk nonton bareng film G30S/PKI.

“Untuk perintah nonton [film G30S/PKI] memang belum ada komando dari atas, dari Mabes TNI maupun dari Mabes TNI AD belum mengeluarkan itu,” ujarnya.

Akan tetapi TNI tetap meyakini bahwa paham komunisme merupakan bahaya laten yang patut diwaspadai. Katanya, ideologi komunisme berpotensi untuk merongrong ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia saat ini. (uar)

Tinggalkan Balasan